Monday, December 3, 2018

Bikin Buku Solo? Hayuk Aja!

Duluuu banget, pengen bikin buku. Seiring berjalannya waktu, sepertinya ini bukan prioritas saya lagi. Sampai suatu ketika, saya bergabung dengan beberapa komunitas penulis dan blogger. Rupanya marak sekali, munculnya buku-buku terutama antologi. Yaitu semacam buku yang isinya dikerjakan bersama-sama, ada beberapa penulis dalam 1 buku.

"Seru juga nih project buku antologi", pikir saya beberapa waktu lalu, terutama saat melihat beberapa sahabat yang kebetulan juga seorang penulis artikel, sudah melahirkan buku antologi untuk kesekian kalinya.

Hingga datanglah masanya, dalam satu komunitas yang saya ikuti, menawarkan siapa saja yang tertarik untuk ikut dalam proyek pembuatan buku antologi, bisa segera mengirimkan naskahnya. Tanpa pikir panjang lagi, lalu pun saya kerjakan, dan saat ini sedang menunggu masa-masa untuk diterbitkan. Yes, Bismillah, that would be my first book. Antologi gak masalah, tetap itu adalah sebuah karya.

Ya siapa tahu, suatu saat kesempatan untuk membuat buku solo atau minimal duet bisa terealisasi. Meski dengan beberapa target blog yang sedang saya kerjakan, berikut dengan vlog SADDHA STORY bersama kedua anak saya, kadang pikiran berasa penuh. Mana nih yang mau dikerjakan duluan. Tapi selama itu adalah passion, saya pasti akan kerjakan dengan sepenuh hati. Yaaa kepontal-pontal dikit tak apaa yaaa? :D

Komunitas ODOP yang saya ikuti beberapa bulan terakhir ini, ternyata oh ternyata, project akhirnya adalah untuk perencanaan buku solo. Wow, baru ngeh saya! Hahaha. Maklum kebanyakan ngelaba sana-sini, jadilah kurang fokus.

Ketentuannya adalah buku yang diusung, nichenya sama dengan blog ini. Which is, ada unsur travellingnya. Mmmmm, jujur sempat gak terbayang, kalau blog yang berniche serba jalan-jalan dan makan-makan ini, akan saya tuangkan ke buku dengan tema serupa.

Padahal saya sendiri, sebenarnya punya target pribadi, kalau ini berupa buku, saya ingin lebih berupa motivasi hidup. Lalu terbersitlah di pikiran saya, mungkin gak ya, menggabungkan antara unsur travelling, jalan-jalan tapi juga ada hikmah dari perjalanan tersebut?

Akhirnya terpikirlah untuk mengabadikan cerita travelling atau jalan-jalan teman dan sahabat yang saya kenal. Karena saya yakin, tiap orang dalam meraih sesuatu pasti melalui suatu etape perjalanan tertentu yang perlu ditempuh secara jarak.

Jalan-jalan artinya memang kita melakukan sebuah perjalanan, baik untuk menuju sesuatu ataupun meraih sesuatu dan pastinya akan menjadi momen yang sangat indah, ketika kita bisa menemukan hikmah dan pelajaran dari setiap perjalanan.

Judul? Mm bentar ya, saya akan coba kasih sedikit bocoran di postingan berikutnya. Intinya mah, saya berharap, jika nanti buku ini akhirnya terbit, bisa menjadi inspirasi banyak orang tentang kegiatan travelling yang penuh makna. Ada yang bisa kasih ide judul mungkin? Komen aja yukkks


0 comments:

Post a Comment