Wednesday, August 14, 2019

Pantai Drini, Riwayatmu Kini

Sekitar awal tahun 2019 ini, saat masih tinggal di Jogkakarta, kami sekeluarga menyempatkan diri untuk main ke pantai. Secara kalau diingat-ingat lagi, terakhir benar-benar menikmati suasana pantai itu sudah lebih 5 tahun lalu. Dan benar saja ketika melihat file foto-foto yang diupload di sosmed, terakhir ke pantai itu memang sudah lama sekali, waktu Sasha masih bayi. 

Sebenarnya, saat masih tinggal di Jogjakarta, akses ke pantai itu sangat mudah dan lebih dekat. Tapi memang, ketika musim liburan tiba, perjalanan menuju ke pantai yang kami pengen itu luar biasa macetnya. Ya, ke pantai di daerah wonosari, gunungkidul jogjakarta. Kenapa pilihannya pantai-pantai di deretan wonosari? 

Karena memang terkenal dengan pasirnya yang putih serta pemandangannya mempesona. Sejuta harapan dan ingatan yang masih ada di kepala, bahwa pantai-pantai di wonosari itu cantik! Tanpa pikir panjang, tanpa riset dulu, kami sekeluarga berangkat dari kawasan Sleman Jogjakarta di pagi hari sebelum jam 7 pagi, supaya bisa menikmati pantai lebih lama dan belum terlalu terik karena siang hari dan terik matahari.

Sesampai di lokasi, kaget dong! Kondisi pantai sudah amat sangat berbeda dengan terakhir kami kesana. Pantai yang kami pilih juga sama seperti tahun 2013, yaitu Pantai Drini, yang berdekatan dengan Pantai Indrayanti dan berderet dengan Pantai Baron, Krakal, Kukup yang terkenal terlebih dahulu.

Sorry to say, pantainya cenderung kumuh. Terlalu banyak aksesoris tidak alami yang terpampang di depan mata. Tenda-tenda payung lengkap dengan tikar yang siap disewa pengunjung pantai. Kano yang memang secara fungsi wisata ini keren banget, tapi secara estetika keindahan pantai, ini bikin enggak banget.


Pasirnya? Duh ini yang paling ngenes, pasir warnanya sudah tidak seputih dulu, cenderung lebih hitam dan kotor. Bisa dibandingkan dari kedua foto yang saya kolase ini, foto di tahun 2013 dan 2019. Di tahun 2013, masih leluasa untuk foto gaya apapun, bisa ambil landscape indahnya pantai Drini, sampai bersihnya pasir yang memanjakan mata. Yang di tahun 2019? Duh penuh dengan payung-payung yang sebenarnya payungnya memang cantik tapi *too much* untuk berada di sekitaran pantai yang harusnya dijaga kemurniannya.

Alhasil, kami harus cari trik saat mencari angle foto supaya foto tetap indah dipandang. Suami bilang, supaya fotonya dengan background air lautnya, supaya tidak bocor dengan payung ataupun pasir yang kurang cantik.

Beginilah beberapa hasil foto yang berhasil kami abadikan saat ke Pantai Drini, Wonosari saat terakhir kali kesana.




Apakah ini akan jadi kali terakhir ke pantai di area wonosari? Seorang teman yang kebetulan tinggal di daerah tersebut, bilang ke saya, "Mbak, kapan-kapan kalo mau ke pantai di wonosari, kasih tau aku, ntar aku anterin ke pantai yang masih bersih". Lah, ini nih, pantai-pantai perawan yang masih bersih dan murni, apa terus setelah terkenal terus jadi kotor dan rusak? Hiks, janganlah!

Saya sih berharap, supaya Dinas Pariwisata DIY lebih concern dengan hal-hal seperti ini, wajar-wajar saja ketika masyarakat setempat ingin mendapat keuntungan secara ekonomi dari keberadaan pantai yang ada, tapi jangan sampai merusak keindahan yang ada. Mungkin bisa mencontoh Bali dalam mengembangkan potensi wisatanya?


4 comments:

  1. Duh dirimu kece banget sih mba buat video hehehe. Kapan-kapan aku melucur untuk les privat deh hehehe

    ReplyDelete
  2. thn 2013 aku ke pantai klayar. itu masih sepiiiii byanget. msh bersih, blm ada banyak pernak pernik. cantiiik. cm beda setahun ato 2, berubah total dgn banyak tambahan wisata atv,dll :(. memang sih secara ekonomi masyarakat sekitarnya terbantu. tp dari sisi keindahannya jd jauh berkurang. sedih yaaa. dilema memang... kalo pantai2 daerah gunkid ini aku cuma prnh ke pantai sepanjang, indrayanti.. indrayanti waktu itu udh ruame bangetttt. kalo sepanjang wkt itu msh sepi, tp pantainya sendiri berpasir karang. jdnya ga asik juga..

    ReplyDelete
  3. ahh iya mba kelihatan banget pasirnya udah kecoklatan. tapi aku bulan depan mau ke sana jadi galau nih

    ReplyDelete
  4. wah asyiknya main sama anak2 di pantai

    ReplyDelete