Skip to main content

Wisata Baturraden, Sejukkkkkk!

Masih dalam rangkaian perjalanan silahturahmi ke Bumiayu, selain bermain di Pantai Logending Kebumen saat berangkat, Ical & Sasha ketika perjalanan pulang menuju Jogjakarta, juga sempet mampir nih ke wisata Baturraden yang sudah terkenal lama ini.

Berangkat dari Bumiayu sudah agak siang, jadi pas sampai Baturraden juga sudah ramai pengunjung, bahkan tinggal 2 jam lagi menuju tutup. Jadilah bergegas untuk menikmati wahana yang ada.

Sebenernya Eyang Uti juga pengen ikut turun, tapi ketika melihat medan di tempat wisata yang cukup curam, banyak naik turunnya, akhirnya Eyang nunggu di mobil aja.

Setelah membeli tiket, langsung masuk dan menemukan pemandangan yang begitu asrinya. Banyak pepohonan, dan gemercik air yang bikin suasana makin nyaman. Udaranya juga sejukkkkkk! Bikin pengen berlama-lama. Tapi kan, udah mau tutup nih wisata Baturradennya, jadi yaaaa cepet-cepetan aja deh!





Dekat dengan pintu masuk, ada wahana yang sebenernya seru, tapi terpaksa dilewatin gitu aja, soalnya antriiii. Dan lumayan uji nyali juga sih, karena berupa pepotoan di angkasaaaaa. Ada tali pelindungnya, tapi yaaa ngeri juga yaaa.




Antrian juga terjadi, saat kita mau foto di tulisan Baturraden ini nih. Ampe harus permisi-permisi, karena kadang ada yang gak ngeh kalo posisi berdirinya nutupin yang mau foto :D



Secara waktu juga mepet, kita memilih untuk mencari wahana yang tidak terlalu ramai dan simple aja. Seperti maenan sepedahan ini, atau asyik nyebur di air terjun buatan yang airnyaaaa brrrrrrr dinginnn banget!




Baturraden ini sejuk banget karena berada di sebelah selatan Gunung Slamet, dan ada cerita rakyat terkenal loh yang berkaitan dengan lokasi wisata ini, yaitu Lutung Kasarung. Baturraden juga menjadi salah satu objek wisata andalan yang dimiliki oleh Purwokerto, daerah yang cukup terkenal mendoannya!

Pastinya dong, setelah cukup bermain dan menikmati pemandangan di lokasi wisata Baturraden ini, langsunglah makan mendoan dan juga sate yang banyak banget penjualnya baik di dalam lokasi wisata maupun dipintu masuk hingga parkiran. Yahhh, sayang deh, gak sempet difoto, uda langsung ludesss!

Di kanan kiri lokasi Baturraden juga ternyata banyak penginapan, dan denger-denger masih ada tempat wisata yang gak kalah seru. Waaah, lain kali, ke Baturraden ngineppp ahhh, biar bisa menikmati lebih banyak wahana yang ada!

Comments

Popular posts from this blog

Mic BM 800, Cocok Buat NgeVlog!

Tanpa terasa, project ngeVlog bareng anak-anak mulai masuk bulan ke-3. Sebenarnya sudah kami mulai sekitar 2 tahun lalu, tapi belum terlalu rutin upload kontennya. Barulah 2 bulan belakangan ini, minimal 1 minggu sekali ada materi video baru yang bisa ditonton.

Dengan mengusung nama SADDHA STORY, channel youtube ini berisi tentang 3 materi utama sebagai berikut:
1. Wisata Kuliner atau Makan-Makan
2. Piknik atau Jalan-Jalan
3. Lagu Anak/ Lagu Nasional/ Lagu Daerah
Fokus channel Saddha Story yang digawangi langsung oleh Ical & Sasha ini memang lahir sebagai bentuk keprihatinan, banyaknya channel youtube yang dibawakan anak-anak, tapi isinya kurang ramah anak. Misal hanya sekedar lucu-lucuan saja, tanpa ada unsur edukatifnya.

“Mengupayakan Bahagia” ala Manda Panda

Romantisnya sebuah hubungan suami istri itu seperti apa?
Apakah harus berupa mesra sepanjang waktu? Apakah dengan kirim bunga? Ataukah dengan mengingat hari ulang tahun pasangan dan pernikahan lalu melakukan segala sesuatu bersama di momen spesial tersebut?
Manda dan Panda, begitulah sebutan pasangan ini di dunia maya. Awalnya saya hanya kenal dengan Manda yang kebetulan kami bergerak di komunitas yang sama. Berteman di sosial media, membuat saya “diam-diam” mengenal Panda dalam tiap postingan Manda di sosial medianya. Dari sinilah, saya akhirnya juga tahu bahwa keduanya sering upload kegiatan travellingnya, baik di dalam maupun luar negeri. 
Manda dan Panda, mengukuhkan diri mereka sebagai Indonesian Couple Traveller, setelah sebelumnya jauh di masa mereka masih dalam status “pacar”, suka menikmati kuliner bersama.
Bicara tentang pasangan sehidup semati, bicara tentang dalamnya cinta seorang istri pada suami ataupun sebaliknya, Manda dan Panda adalah salah satu sosok pasangan yang saya k…

Berani Membeli Mimpi Ala Hastin Pratiwi

Impian? Bisa dibeli memangnya? Dengan apa?
Bagi sebagian orang, barangkali sudah terlalu lelah bermimpi, letih berharap dengan segala cita-cita yang belum kesampaian. Tapi tidak bagi seorang Hastin Pratiwi. Tiwi nama panggilannya, seorang single mom untuk Lubna putri tercintanya. 
Sekitar 15 tahun lalu, Tiwi pernah bermimpi untuk bisa ke tanah suci, tepatnya untuk melaksanakan ibadah haji. Iya, sebuah perjalanan spiritual. Sebuah travelling untuk mendekatkan diri ke Ilahi. Suatu saat, pernah mendapatkan kabar memenangkan uang 60 juta dari sebuah undian. Hal ini sudah membuat Tiwi berharap bisa berangkat ke tanah suci dengan uang tersebut. Tapi sayangnya, itu hanya penipuan.
Lalu apakah Tiwi berhenti bermimpi? Nyatanya tidak. Selain terus melakukan aktivitasnya sebagai IRT, freelance writer dan editor, hari-harinya yang sebagian besar dipenuhi dengan kegiatan bersama anak dan bejibun artikel yang dilahapnya, Tiwi menyadari bahwa sebuah impian itu layak untuk diperjuangkan.

Melalui Buku Ipp…