Thursday, January 31, 2019

Wisata Kota Tua Jakarta, Ada Apa Saja?

Wisata ke Kota Tua jakarta, artinya bersiap dengan pemandangan eksotis yang membuat kita terpukau dengan arsitektur bangunan tempo dulu.  Apalagi ketika mengunjungi kawasan ini saat musim liburan, seperti saat saya beserta suami dan anak-anak, pengunjung membludak membanjiri kawasan ini.

wisata bersejarah kota tua jakarta

Stasiun Jakarta Kota, Gerbang Menuju Wisata Kota Tua Jakarta

Sama seperti perjalanan ke Bogor, kali ini kami sekeluarga juga menggunakan kereta Commuter Line menuju stasiun Jakarta Kota. Sesampai di stasiun ini, saya cukup terpukau dengan aneka hiasan di dalam stasiun yang masih mempertahankan desain jaman dulu. Ini jarang saya temukan di stasiun lain yang sudah banyak terjamah modernitas. Ya meski tidak bisa dipungkiri, di stasiun Kota Tua juga berjejer resto siap saji yang menggoda lidah para penumpang kereta yang hilir mudik di sepanjang stasiun.

stasiun jakarta tua, mempertahankan eksotisme masa lalu

Bisa dibilang, stasiun jakarta tua ini sebagai salah satu gerbang menuju wisata kota tua. Karena dari stasiun ini, kita cukup berjalan kaki saja menuju aneka wisata di kota tua. Melewati kerumunan pedagang dan manusia yang berjubel, inilah yang membuat kita juga tetap waspada, terutama dengan bawaan yang ada dan juga anak-anak yang ikut serta.

Daya Tarik Wisata Kota Tua

Lalu, apa sebenarnya yang menjadi daya tarik dari wisata kota tua bersejarah yang berlokasi di jakarta barat ini? Meskipun tempat ini berada di tengah hiruk pikuk kota Jakarta, tapi tetap saja punya pesona tersendiri yang memukau banyak orang, termasuk saya, suami dan anak-anak.

Tuesday, January 22, 2019

Anak Excited Saat Wisata Museum? Apa Triknya?

Ketika Ical masih balita, saya dan suami mengajaknya mengunjungi Museum Ullen Sentalu di kaliurang jogjakarta. Waktu itu, meski terlihat antusias, Ical yang masih belum bisa baca, tentu saja menikmati museum dengan caranya.

Sekitar kelas 2-3 SD, saya dan keluarga besar jalan-jalan dalam rangka libur lebaran. Salah satu yang kami kunjungi adalah Museum Soeharto di Dusun Kemusuk, Bantul. Disini, Ical yang sudah bisa membaca, benar-benar mengamati hampir satu demi satu kalimat yang tertulis di dalam museum. Bahkan, setelah sampai pintu luar, Ical minta masuk lagi. Lalu ia pun masuk lagi, dan membaca informasi yang terlewatkan.

Keluar dari pintu Museum, ia pun memberondong saya dengan banyak pertanyaan. Wajah cerah karena mendapat wawasan baru, dan rasa penasaran karena masih ada segudang tanda tanya, membawa diskusi tersendiri buat saya dan Ical ketika sudah berada di rumah.

pintu masuk museum zoologi bogor
Hingga sekarang Ical berusia 11 tahun, beberapa Museum sudah dikunjungi, dan reaksinya tetap sama. Antusias. Selalu tidak ingin melewatkan informasi yang ada di dalam Museum dan juga membaca detail apapun yang tersaji di dalamnya.

Dan tentu saja, berakhir dengan segumpal pertanyaan dan mengajak saya diskusi tentang apa yang sudah dilihatnya di dalam Museum.

Thursday, January 17, 2019

WIsata Kuliner Halal di Jalan Suryakencana Bogor

Setiba di Bogor akhir bulan November lalu, saat pergi hanya berdua dengan suami, maka sesampai stasiun lanjut jalan kaki ke Onih hotel tempat kami menginap. Istirahat dan sholat Ashar sebentar, lalu mulai hunting kuliner Bogor.

Mmm kemana ya?

pintu gerbang jalan suryakencana bogor
Setelah searching, maka kami pun menuju kawasan Pecinan yaitu di jalan Suryakencana. Tentu di kawasan Pecinan ini menawarkan aneka kuliner baik halal maupun tidak halal. Bahkan beberapa tempat makan, memberi informasi di pintu masuk, bahwa tempatnya tersebut hanya menjual makanan halal.

Meski sudah makan siang di rumah, saat perjalanan dari Jakarta ke Bogor, rupanya meski belum tiba waktunya jam makan malam, saya dan suami sudah kelaperan aja nih. Mungkin faktor jalan kaki dari stasiun ke hotel, terus dari hotel ke jalan Suryakencana. Ya kira-kira 2-3 kilometer. Nah gimana mau kurus, kalori baru aja terbakar maksimal, udah mau diisi lagi :P

Ya, tapi kan baru liburan nih, masa gak menikmati makanan khas di Bogor ini? *uhuk* *alesan*

Baiklah, saya lanjutkan cerita hunting makanan di jalan Suryakencana ini ya?

Soto Kuning "Pak Yusup"

Dengan menyusuri trotoar dan berbekal info google serta arah dari gmaps, maka kami mencari tempat makan yang banyak direkomendasikan, yaitu Soto Kuning Pak Yusup. Kalau kita kurang jeli, banyak juga penjual soto kuning lainnya. Tapi dari banyak artikel yang saya baca, yang versi Pak Yusup inilah yang memang paling dicari pelancong.

soto kuning pak yusup bogor
Rasa sotonya memang enak, ya meski kalau dibandingkan soto ala Jogja, lidah saya butuh waktu untuk menyesuaikan. Sotonya terbilang ringan alias tidak dengan bumbu yang berat dan beraneka. Sederhana tapi nikmat.